Selamat datang di Zona Yoggazta Jaga sikap dan tanamkan kedamaian ya Dan jadiLah diri kamu sendiri ok Yoggazta Cinta Damai

Minggu, 18 November 2012

Laporan Praktikum Alkaloida (KFA)



LAPORAN PRAKTIKUM V
KIMIA FARMASI ANALITIK I (KFA I)
ALKALOIDA






                                                                                                                
Disusun :
Yoga Kevan Rahmat
31109071 (Far. 3B)




PROGRAM STUDI FARMASI
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN (STIKes)
BAKTI TUNAS HUSADA
TASIKMALAYA
2011
A.    Nomor Praktikum   : 05
B.     Tanggal Praktikum : 02 November 2011
C.     Judul Praktikum      : Alkaloida
D.    Tujuan Praktikum   : Untuk mengidentifikasi senyawa alkaloida dalam sample
E.     Dasar Teori
Definisi alkaloid : Dari namanya alkaloid berasal dari suku kata alkali, yang artinya basa mengandung atom N. jadi alkaloid adalah senyawa organik yang mengandung atom N dan bersifat basa (memiliki pasangan elektron bebas) serta memiliki efek farmakologi bagi manusia atau hewan. Dalam arti lain Alkaloid adalah sebuah golongan senyawa basa bernitrogen yang kebanyakan heterosiklik dan terdapat di tetumbuhan (tetapi ini tidak mengecualikan senyawa yang berasal dari hewan). Asam amino, peptida, protein, nukleotid, asam nukleik, gula amino dan antibiotik biasanya tidak digolongkan sebagai alkaloid. Dan dengan prinsip yang sama, senyawa netral yang secara biogenetik berhubungan dengan alkaloid termasuk digolongan ini.

Sejarah alkaloid : Alkaloid dihasilkan oleh banyak organisme, mulai dari bakteria, fungi (jamur), tumbuhan, dan hewan. Ekstraksi secara kasar biasanya dengan mudah dapat dilakukan melalui teknik ekstraksi asam-basa. Rasa pahit atau getir yang dirasakan lidah dapat disebabkan oleh alkaloid. Istilah "alkaloid" (berarti "mirip alkali", karena dianggap bersifat basa) pertama kali dipakai oleh Carl Friedrich Wilhelm Meissner (1819), seorang apoteker dari Halle (Jerman) untuk menyebut berbagai senyawa yang diperoleh dari ekstraksi tumbuhan yang bersifat basa (pada waktu itu sudah dikenal, misalnya, morfina, striknina, serta solanina). Hingga sekarang dikenal sekitar 10.000 senyawa yang tergolong alkaloid dengan struktur sangat beragam, sehingga hingga sekarang tidak ada batasan yang jelas untuknya.
Sifat alkaloid :
1.      Mengandung atom N dan bersifat basa
2.      Bereaksi dengan logam dan mengendap
3.      Alkaloid yang mengandung atom O bersifat padat dan dapat dkristalkan pada suhu kamar, kecuali poliketida dan arekolin
4.      Alkaloid yang tidak mengandung atom O bersifat cairan dan mudah menguap serta menimbulkan bau yang sangat kuat
5.      Banyak terdapat di tumbuhan daripada di hewan
6.      Disintesis dari asam amino
7.      Larut membentuk garam, yang bersifat lebih larut dalam air pelarut organik, sebaliknya alkaloid sendiri lebih larut dalam pelarut organik daripada air
Contoh alkaloid : Efedrin (EPH) adalah alkaloid yang terdapat dalam tumbuhan efedra yang biasa tumbuh di daerah Asia tengah. Tanaman ini biasanya hijau sepanjang tahun dan biji keringnya digunakan sebagai obat. Efedrin biasanya digunakan sebagai obat asma dan penurun berat badan. Efedrin dijual dalam bentuk garam hidroklorida dan sulfat. Efedrin pertama kali diisolasi dari tanaman Ephedra vulgaris pada tahun 1885 oleh Nagayoshi Nagai. Di Cina, efedrin di jual dalam bentuk jamu dengan nama Ma Huang. Saat ini industri efedrin telah menghasilkan US $13 juta untuk ekspor 30.000 ton efedrin setiap tahun, 10 kali lebih besar dari obat tradisional Cina. (Wikipedia, 2008).
Contoh obat yang mengandung efedrin (Hardjasaputra et al, 2002):
·         Dalam tiap tablet mixadin (Dankos, obat batuk) mengandung 12,5 mg efedrin.HCl.  Efedrin.HCl merupakan suatu simpatomimetik yang berfungsi untuk melonggarkan saluran nafas dan melegakan pernafasan.
·         Dalam tiap tablet demacolin (Coronet, obat demam) mengandung efedrin.HCl 7,5 mg. Dalam tiap tablet asmasolon(Westmont, antiasma) mengandung 12,5 mg efedrin.HCl.
·         Dalam tiap 5 mL noscapax (Nicholas, sirup obat batuk) mengandung 8 mg efedrin.HCl. Efedrin HCl mempunyai efek bronkodilatasi untuk memperlancar jalannya pernafasan.
·         Dalam tiap 5 mL oskadryl (Supra FF, sirup obat batuk) mengandung 10 mg efedrin.HCl. Dalam tiap tablet prinasma(Medikon, obat antiasma) mengandung 2,5 mg efedrin.HCl.








F.     Alat dan Bahan
Alat :
1.      Pipet tetes
2.      Spirtus
3.      Kaki tiga
4.      Tabung reaksi
5.      Rak tabung
6.      Gelas kimia
            Bahan :
1.      Sample 44 dan 57
2.      Amoniak, NaOH, DAB HCl, aquadest, H2SO4, CuSO4, Parry, dll

G.    Prosedur Kerja
-          Pemeriksaan organoleptik :
Sample 44  : Warna putih kekuningan
                           Bentuk serbuk halus
                           Rasa pahit
                           Bau netral
      Sample 57 :  Warna putih
                           Bentuk serbuk
                           Rasa pahit
                           Bau netral
-          Uji Golongan :
Golongan Xantin : Sample + P. Parry + Amoniak P à Kuning
Golongan Pirazolon : Sample + FeCl à Biru kehijauan
-          Uji penegasan :
Sample 44 + AgNO3 à Ungu dengan endapan perak metalik
Sample 57 + P. Parry à Ungu
Sample 57 + Aqua panas + AgNO3 à Endapan agak kental
H.    Data dan Hasil Pengamatan
Uji organoleptis :
No
Sample
Warna
Bentuk
Rasa
Bau
Dugaan
Simpulan
1
44
Putih kekuningan
Serbuk halus
Pahit
Netral
Antalgin, Aminopilin, Reserpin
-
2
57
Putih
Serbuk halus
Pahit
Netral
-
-

Uji Golongan :
No
Cara Kerja
Hasil
Dugaan
Kesimpulan
1
Golongan Xantin : Sample + P. Parry + Amoniak
Kuning
Gol. Xantin

2
Golongan Pirazolon : Sample + FeCl
Biru kehijauan
Gol. Pirazolon
-

Uji penegasan :
No
Cara Kerja
Hasil
Dugaan
Kesimpulan
1
Sample  44 + AgNO3
Ungu dengan endapan perak metalik
Antalgin

2
Sample 57 + P. Parry
Ungu
Teofilin
-
3
Sample 57 + aqua panas + AgNO3
Cairan kental putih
Teofilin
-




I.       Pembahasan
          Pada praktikum kali ini akan mengidentifikasi senyawa alkaloid di dalam sample. alkaloid adalah senyawa organik yang mengandung atom N dan bersifat basa (memiliki pasangan elektron bebas) serta memiliki efek farmakologi bagi manusia atau hewan. Alkaloid dalam paktikum ini dibagi kedalam beberapa golongan, diantaranya golongan xantin, pirazolon, aniline, opium, dll.
          Sample alkaloid yang akan dilakukan pengidentifikasian adalah sample nomor 44 dan 57. Pada pengujian organoleptik kedua sample ini berbentuk serbuk, rasanya tentu pahit karena alkaloid ini didapat dari tumbuhan yang pada umumnya berasa pahit. Pada sample nomor 44 berwarna putih kekuningan, sample 57 berwarna putih, keduanya mempunyai bau yang netral.
          Pada pengujian golongan, dilakukan pengujian golongan xanthin terlebih dahulu dengan cara mereaksikan dengan pereaksi parry dan ditambahkan dengan amoniak pekat, kemudian akan didapat warna kuning. Dan jika dilarutkan dengan parry bewarna ungu. Pada uji golongan pirazolon direaksikan antara sample dengan FeCl akan menghasilkan warna biru kehijauan. Pada pengujian golongan ini dilakukan juga pada golongan aniline dan opium, tetapi pada keduanya hasilnya negative. Untuk uji golongan pirazolon dengan prediksi sample 44 adalah antalgin dengan mereaksikan dengan AgNO3 dan menghasilkan warna larutan ungu keruh dengan endapan perak metalik, tetapi dalam kenyataannya negate, hasil yang benar adalah efedrin hcl yang etrdapat pada golongan lain-lain. Efedrin adalah golongan alkaloid yang didapat dari tumbuhan Ephedra vulgaris dan biasa digunakan sebagai obat asma. Untuk uji golongan yang xantin diprediksikan adalah antara teofilin dan aminophilin. Tetapi setelah dilakukan dengan uji penegasan dengan menggunakan aqua panas dan AgNO3 dan menghasilkan endapan putih dengan cairan kental, ini berarti positif untuk teofilin pada sample nomor 57.





J.      Kesimpulan
-          Sample 44 seharusnya adalah efedrin hcl, bukan antalgin. Diprediksina antalgin karena pada organoleptis berwarna putih kekuningan dan terdapat reaksi warna ungu endapan perak metalik dengan reaksi AgNO3.
-          Sample 57 adalah benar teofilin, dengan reaksi Parry dan reaksi aqua panas dengan campuran AgNO3.

K.    Daftar Pustaka
Sumber : Diktat KFA 1 2011
Diakses pada tanggal 08 November 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan jika ada pendapat lain, masukan, atau kritik membangun untuk kebaikan penulis, khalayak, dan isi blog ini bisa tuliskan pesan di bawah ini dengan menyertakan identitas. Terima kasih.